Ben Shelton mengamankan kemenangan terbesar dalam kariernya dengan mengalahkan juara bertahan Carlos Alcaraz dalam pertandingan perempat final US Open lima set yang berakhir pada pukul 03.33 pagi hari Rabu.
Petenis Amerika unggulan kedelapan menang 6-7 (5), 6-1, 6-3, 1-6, 7-6 (7) setelah empat jam 28 menit di Stadion Arthur Ashe, membawanya ke semifinal untuk ketiga kalinya di Grand Slam dan menyiapkan pertemuan sesama petenis Amerika dengan Frances Tiafoe. Ini juga merupakan penyelesaian paling larut dalam sejarah US Open.
Shelton belum pernah mengalahkan Alcaraz dalam tiga pertemuan sebelumnya, tetapi ia menampilkan performa yang tenang melawan unggulan kedua tersebut.
Alcaraz memenangkan tiebreak set pertama dan tampaknya mengendalikan permainan, namun Shelton membalas dengan memenangkan sembilan game berturut-turut di set kedua dan ketiga.
Servis petenis Amerika itu menjadi kunci hasil pertandingan, sementara pengembalian bola yang agresif dan pukulan dasar yang menyudut berulang kali memaksa Alcaraz ke posisi yang sulit.
Shelton mengambil bola lebih awal dan bergerak maju setiap kali ada kesempatan, mencegah petenis Spanyol itu untuk beradaptasi dengan reli yang telah membawanya melewati babak-babak sebelumnya.
Alcaraz bangkit di set keempat, mengurangi kesalahannya, dan mengendalikan pertukaran pukulan yang lebih panjang. Sang juara bertahan memaksa set penentu, tetapi tidak satu pun pemain yang mampu membangun keunggulan yang berkelanjutan di set terakhir.
Pertandingan berlanjut ke tiebreak penentu, di mana Shelton unggul 5-1. Alcaraz merespons dengan memenangkan beberapa poin berturut-turut, tetapi Shelton tetap tenang dan memastikan kemenangan dengan sebuah ace. Kemenangan ini mengakhiri rekor kemenangan beruntun Alcaraz sebanyak 18 pertandingan di Grand Slam.
Hal itu juga mengakhiri impian Alcaraz untuk mempertahankan gelar dan menandai kembalinya dia setelah absen selama empat setengah bulan.
Petenis Spanyol itu absen dari rangkaian turnamen lapangan keras musim panas karena cedera pergelangan tangan kanan, tetapi tampak tampil tajam selama babak pembukaan di New York.
Kemenangan Shelton memberi tenis putra Amerika kesempatan lain untuk mengakhiri penantian panjang akan seorang juara Grand Slam.
Kecocokan Trent Alexander-Arnold untuk peran gelandang kembali mencuat setelah manajer Real Madrid, Jose Mourinho, menempatkan… Baca Selengkapnya
Bek Paris Saint-Germain, Marquinhos, mengakui bahwa akan 'lebih sulit' bagi juara Eropa itu untuk memenangkan… Baca Selengkapnya
Striker Bayern Munich, Harry Kane, masuk dalam daftar 30 pemain yang berpotensi meraih Ballon d'Or… Baca Selengkapnya
Aston Villa melupakan kesulitan mereka di Premier League dengan memulai kampanye Liga Champions mereka dengan… Baca Selengkapnya
Juventus kembali dihantam cedera, karena Manuel Locatelli dan Jeremie Boga bergabung dengan tujuh pemain lainnya… Baca Selengkapnya
Manajer Paris FC, Liam Rosenior, menggambarkan kemenangan di Velodrome sebagai kemenangan yang sempurna bagi Lassine… Baca Selengkapnya