Wasit asal Somalia, Omar Artan, telah diberi penugasan bergengsi di Piala Super UEFA hanya beberapa hari setelah ditolak kesempatan untuk memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026.
Badan pengatur sepak bola Eropa mengkonfirmasi bahwa Artan akan memimpin pertandingan antara juara Liga Champions UEFA, Paris Saint-Germain, dan juara Liga Europa, Aston Villa, yang dijadwalkan akan dimainkan di Salzburg pada 12 Agustus.
Pengangkatan ini dilakukan setelah Artan terpaksa absen dari Piala Dunia menyusul penolakan masuknya ke Amerika Serikat.
Wasit Terbaik CAF Pria 2025 telah terpilih untuk menjadi pejabat Somalia pertama yang memimpin pertandingan di putaran final Piala Dunia, tetapi ditolak oleh otoritas imigrasi saat tiba di Miami meskipun bepergian dengan paspor diplomatik dan visa masuk tunggal yang berlaku.
UEFA mengatakan keputusan untuk menunjuk Artan sebagai pelatih Piala Super diambil setelah berdiskusi dengan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Presiden UEFA Aleksander Ceferin memuji wasit asal Somalia tersebut, menggambarkannya sebagai wasit berbakat dan berpengalaman yang secara konsisten menunjukkan kualitasnya di level tertinggi sepak bola Afrika.
“Sepak bola diciptakan untuk menghubungkan orang-orang. UEFA ingin menunjukkan rasa hormatnya kepada Omar dan kemampuan perwasitannya yang luar biasa, yang membuatnya mendapatkan nominasi bergengsi tersebut. Saya berterima kasih kepada Presiden CAF Patrice Motsepe atas dukungannya terhadap inisiatif ini,” kata Ceferin dalam sebuah pernyataan.
Tindakan tersebut secara luas dipandang sebagai wujud solidaritas kepada Artan setelah kekecewaannya di Piala Dunia.
Artan, yang bergabung dengan daftar wasit internasional FIFA pada tahun 2018, tidak dapat bertugas di Piala Dunia setelah FIFA mengkonfirmasi bahwa otoritas AS tidak akan mengubah status imigrasinya.
Seorang pejabat pemerintah AS kemudian menyatakan bahwa keputusan tersebut terkait dengan dugaan hubungannya dengan anggota organisasi teroris.
Somalia tetap menjadi salah satu dari beberapa negara yang terkena dampak pembatasan perjalanan yang diberlakukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.
Terlepas dari kemunduran tersebut, penunjukan Artan untuk salah satu pertandingan utama UEFA merupakan dorongan signifikan bagi wasit dan sepak bola Somalia.
Piala Super akan memberikan kesempatan lain bagi wasit yang sangat dihormati ini untuk menunjukkan kemampuannya di panggung global, memastikan bahwa peningkatan kariernya yang luar biasa di dunia perwasitan internasional terus berlanjut meskipun ia absen di Piala Dunia.
