Tottenham Hotspur telah memulai perombakan besar-besaran dalam skuad menjelang musim baru, dengan mengkonfirmasi kepergian 11 pemain yang kontraknya telah berakhir.
Daftar pemain yang hengkang dipimpin oleh gelandang Yves Bissouma, yang masa baktinya selama empat tahun di London utara telah berakhir setelah musim 2025-26 yang sulit.
Bissouma bergabung dengan Tottenham dari Brighton & Hove Albion pada tahun 2022 dan kemudian mencatatkan 111 penampilan untuk klub tersebut di semua kompetisi.
Meskipun hanya mencetak dua gol selama waktunya bersama Spurs, pemain internasional Mali ini dianggap sebagai sosok penting di lini tengah dan memainkan peran kunci dalam keberhasilan tim di Liga Europa, bermain penuh selama 90 menit dalam kemenangan final 2025 atas Manchester United.
Namun, musim terakhirnya di klub tersebut terganggu oleh cedera, performa yang tidak konsisten, dan masalah disiplin.
Bissouma hanya tampil 11 kali setelah pulih dari cedera pada bulan Januari, sementara laporan tentang keterlambatannya yang berulang kali dalam sesi latihan dilaporkan memperburuk hubungannya dengan staf pelatih.
Di bawah manajer Thomas Frank, gelandang tersebut tidak dimasukkan dalam skuad Tottenham untuk Piala Super UEFA melawan Paris Saint-Germain dan kemudian tidak terdaftar dalam skuad Liga Champions klub tersebut.
Keputusan tersebut diambil setelah adanya masalah disiplin sebelumnya, termasuk skorsing yang dijatuhkan oleh mantan manajer Ange Postecoglou setelah Bissouma terlibat dalam kontroversi di luar lapangan.
Pembersihan ini meluas hingga ke luar skuad senior, dengan enam pemain dari Skuad Pengembangan U-21 Tottenham juga dilepas.
Pele Arganese-McDermott, Tyrell Ashcroft, Leo Black, Dante Cassanova, Matthew Craig, dan Calum Logan semuanya akan meninggalkan klub.
Craig meninggalkan akademi sebagai salah satu pemain yang paling lama mengabdi, setelah meniti karier melalui jenjang junior sebelum melakukan debut seniornya pada tahun 2023.
Tottenham juga telah mengkonfirmasi kepergian pemain U-18 Jamel Beggs, Samal Bangura, dan Leon Myrtaj, sementara Elijah Upson memilih untuk menolak perpanjangan kontrak dan mencari peluang di tempat lain.
Restrukturisasi besar-besaran ini menandai dimulainya era baru saat Spurs membentuk kembali skuad dan struktur akademi mereka, dengan klub mengeluarkan pernyataan yang mengucapkan terima kasih kepada semua pemain yang pergi dan keluarga mereka atas kontribusi mereka dan mendoakan mereka sukses di masa depan.
