Gelandang Barcelona, Rodri, telah meminta maaf kepada Valencia setelah rekaman televisi menunjukkan dia menggambarkan tim La Liga yang sedang kesulitan itu sebagai “sangat lemah” selama kekalahan 5-0 mereka dari Barcelona pada hari Minggu.
Pemain berusia 30 tahun itu dilaporkan melontarkan komentar tersebut kepada rekan setimnya di Barcelona, Pau Cubarsi dan Raphinha, saat duduk di bangku cadangan setelah diganti di Mestalla.
Meskipun rekaman tersebut tidak memiliki audio, stasiun televisi Spanyol Movistar mengklaim telah membaca gerak bibir Rodri saat mengatakan bahwa Valencia tidak mampu melewati garis tengah lapangan.
Komentar tersebut memicu kritik dari pendukung Valencia dan sebagian media Spanyol, yang menuduh gelandang tersebut menunjukkan sikap tidak hormat terhadap klub yang sedang berjuang di dasar klasemen.
Valencia gagal memenangkan satu pun dari empat pertandingan liga pembuka mereka musim ini.
Rodri, yang bergabung dengan Barcelona dari Manchester City dalam transfer senilai £65 juta musim panas ini dan memenangkan Bola Emas setelah membantu Spanyol memenangkan Piala Dunia 2026, mengatakan bahwa dia telah meminta maaf kepada kapten Valencia dan rekan setimnya di timnas Spanyol, Jose Gaya, serta seluruh anggota skuad.
Gelandang itu menegaskan bahwa komentarnya merupakan ungkapan keterkejutan dan bukan upaya untuk mengejek Valencia.
Dia mengatakan bahwa dia tidak berniat mengambil keuntungan dari situasi sulit klub dan menekankan bahwa dia ingin melihat mantan raksasa Spanyol itu kembali ke level sebelumnya.
Rodri juga menggambarkan pernyataan tersebut sebagai bagian dari percakapan pribadi yang telah diambil di luar konteks.
Ia kembali menyampaikan permintaan maafnya kepada Valencia setelah Barcelona meraih kemenangan di liga dan kemudian menang 5-1 atas Feyenoord di Liga Champions pada hari Rabu.
Sementara itu, Real Madrid dilaporkan sedang bersiap untuk menawarkan kontrak baru kepada Thibaut Courtois menyusul penampilan luar biasanya dalam kemenangan 2-1 mereka atas Inter Milan di Liga Champions.
Kiper asal Belgia itu melakukan beberapa penyelamatan penting untuk membantu mengamankan kemenangan, memperkuat peran pentingnya bagi raksasa Spanyol tersebut.
Menurut laporan, Madrid sangat ingin memulai negosiasi dengan cepat, karena klub tersebut ingin memperpanjang masa tinggal pemain berusia 34 tahun itu di Santiago Bernabéu.
Perpanjangan kontrak yang diusulkan dapat memungkinkan Courtois mencapai musim ke-10 yang bersejarah bersama klub, di mana ia tetap menjadi salah satu pemain yang paling dapat diandalkan.
Madrid dilaporkan sedang mempertimbangkan perpanjangan kontrak awal selama satu tahun, meskipun Courtois bisa saja menuntut kontrak yang lebih panjang.
Performa terbaik yang terus ditunjukkan kiper tersebut telah memperkuat posisi tawarnya, sementara keputusannya untuk sementara waktu mundur dari tugas membela timnas Belgia dapat memungkinkannya untuk fokus sepenuhnya pada karier klubnya.
