Bola

Mbappé melontarkan kritik keras kepada Real Madrid setelah hasil mengecewakan di babak playoff Liga Champions.

Kylian Mbappé memberikan penilaian pedas terhadap mentalitas Real Madrid setelah kekalahan telak mereka di Liga Champions melawan Benfica, menegaskan bahwa ia percaya masalahnya terletak pada sikap, bukan bakat.

Penyerang Prancis itu menyatakan bahwa Madrid gagal menunjukkan semangat yang dibutuhkan pada malam penentu di Eropa, dengan alasan bahwa penampilan mereka jauh di bawah apa yang seharusnya diharapkan dari sebuah klub yang menganggap dirinya sebagai “tim juara”.

Mbappé mengindikasikan bahwa Benfica mendekati pertandingan dengan urgensi yang jauh lebih besar, menekankan bahwa tim Portugal itu jelas memahami apa yang dipertaruhkan sementara Real Madrid tidak.

Dia menunjukkan bahwa kedua tim memiliki tujuan yang jelas sebelum pertandingan dimulai, Benfica mengejar kualifikasi dan Madrid berupaya finis di delapan besar, tetapi hanya satu tim yang menunjukkan keinginan yang diperlukan begitu pertandingan dimulai.

Kekalahan tersebut membuat Real Madrid turun ke posisi kesembilan di klasemen fase liga, yang berarti mereka harus menjalani babak play-off Liga Champions dan bukannya lolos otomatis ke babak 16 besar.

Mbappé, yang mencetak dua gol di Estádio da Luz, mengungkapkan kekecewaannya karena timnya gagal memanfaatkan keunggulan awal dan malah membiarkan Benfica mengambil alih kendali sebelum jeda, membuat Madrid terus-menerus berada dalam posisi tertekan.

Ia juga menyoroti kurangnya konsistensi Madrid sebagai masalah yang berulang musim ini, menunjukkan bahwa tim-tim elite tidak mampu tampil di level tinggi pada satu minggu dan kemudian merosot jauh di bawahnya pada minggu berikutnya.

Mbappé menegaskan bahwa gagal finis di delapan besar sangat mengecewakan karena hal itu menghilangkan waktu berharga di bulan Februari yang diharapkan skuad dapat digunakan untuk latihan dan kerja taktik, bukan untuk pertandingan tambahan.

Sang penyerang sangat mengkritik cara Madrid bertahan, menggambarkan gol telat yang dicetak kiper Benfica, Anatoliy Trubin, sebagai hal yang memalukan, meskipun hal itu tidak mengubah hasil akhir pertandingan.

Dia berpendapat bahwa skor akhir bisa saja lebih merugikan, mengakui bahwa dominasi Benfica sedemikian rupa sehingga defisit yang lebih besar pada babak pertama tidak akan mengejutkan.

Mbappé juga merefleksikan kesulitan Madrid untuk merespons setelah kembali tertinggal di babak kedua, mencatat bahwa tim gagal mengontrol tempo atau menciptakan cukup banyak peluang jelas setelah Benfica menutup permainan.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Juara Piala Dunia membela bintang Argentina

Gelandang Spanyol, Gavi, membela Leandro Paredes dari Argentina, dan menegaskan bahwa gelandang tersebut seharusnya tidak… Baca Selengkapnya

July 23, 2026

Phil Foden menandatangani perpanjangan kontrak dengan Manchester City

Gelandang Manchester City, Phil Foden, telah menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun yang akan membuatnya… Baca Selengkapnya

July 23, 2026

Liverpool bersaing dengan PSG untuk mendapatkan Akliouche

Liverpool telah menyatakan minat pada Maghnes Akliouche setelah melakukan pendekatan ke Monaco terkait potensi perekrutan… Baca Selengkapnya

July 23, 2026

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mengkonfirmasi daftar petugas untuk pertandingan Community Shield Arsenal vs Manchester City

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) telah mengkonfirmasi para ofisial pertandingan untuk FA Community Shield 2026,… Baca Selengkapnya

July 22, 2026

Tawaran besar dari Al-Hilal memaksa Roma membatalkan kesepakatan Summerville

AS Roma terpaksa membatalkan kesepakatan untuk mendatangkan pemain sayap West Ham, Crysencio Summerville, setelah Al-Hilal… Baca Selengkapnya

July 22, 2026

Bayern Munich menghadapi dilema transfer João Palhinha saat klub mencari solusi permanen

Juara Bundesliga Bayern Munich berupaya untuk mempermanenkan transfer João Palhinha setelah ia kembali dari masa… Baca Selengkapnya

July 22, 2026