Bola

Mancini diincar untuk kembali ke timnas Italia setelah meninggalkan juara Qatar

Roberto Mancini secara dramatis mengundurkan diri sebagai pelatih kepala Al Sadd, memicu spekulasi langsung bahwa ia akan segera diberi jabatan pelatih timnas Italia untuk kedua kalinya.

Mantan pelatih Manchester City itu mengkonfirmasi kepergiannya yang mengejutkan dari juara Liga Bintang Qatar pada hari Sabtu setelah hanya delapan bulan menjabat.

Kepergiannya terjadi meskipun ia telah membawa klub Doha itu meraih gelar liga pada bulan April lalu, di mana ia secara mengesankan merayakan kemenangan di lapangan dengan mengacu pada kemenangan Italia di Euro 2020.

Waktu pengumuman ini sangat penting, mengingat posisi pelatih timnas Italia kini kosong menyusul pengunduran diri Gennaro Gattuso baru-baru ini.

Gattuso mengundurkan diri setelah gagal membawa juara dunia empat kali itu lolos ke Piala Dunia 2026, yang berarti Italia kini telah absen dari turnamen tersebut tiga kali berturut-turut.

Dalam video perpisahan yang mengharukan yang diunggah di X, Mancini menggambarkan petualangan singkatnya di Qatar sebagai “singkat namun berharga” dan mengucapkan terima kasih kepada klub, para pemain, dan pendukung.

Al Sadd membalas dengan hangat, menulis: “Terima kasih Mancini, kami berharap cerita ini akan berlanjut suatu hari nanti.”

Perkembangan mengejutkan ini langsung melambungkan pria berusia 61 tahun itu ke puncak daftar kandidat untuk menggantikan Gattuso.

Mancini sebelumnya melatih Italia antara tahun 2018 dan 2023, mengangkat trofi Euro 2020 di Wembley tetapi juga menderita kekalahan menyakitkan di babak play-off melawan Makedonia Utara yang membuat negara itu kehilangan tempat di Qatar 2022.

Dia meninggalkan timnas Italia secara tiba-tiba pada Agustus 2023 sebelum mengambil alih kepemimpinan timnas Arab Saudi dan kemudian pindah ke Al Sadd.

Potensi kepulangannya telah memicu beragam perasaan di kalangan penggemar, pengamat, dan legenda Italia, banyak di antaranya tidak senang dengan cara kepergiannya yang tiba-tiba.

Mancini juga dikaitkan dengan posisi kosong di AC Milan, sehingga ia memiliki lebih dari satu pilihan untuk dipertimbangkan.

Salah satu tokoh kunci dalam kemungkinan kembalinya dia adalah Giovanni Malagò, kandidat terkuat untuk memenangkan pemilihan Presiden FIGC pada 22 Juni 2026.

Federasi Sepak Bola Italia diperkirakan akan segera menunjuk pelatih tim nasional baru setelah pemungutan suara tersebut, dan Mancini tampaknya menjadi kandidat terdepan.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Mudryk kembali memperkuat Chelsea dalam kekalahan pramusim melawan Juventus

Chelsea FC mengalami kekalahan 1-0 dari Juventus FC dalam pertandingan persahabatan pramusim di Hong Kong… Baca Selengkapnya

August 6, 2026

Juventus ingin meminjam Zirkzee

Juventus dikabarkan tertarik untuk mendatangkan striker Manchester United, Joshua Zirkzee. Klub Turin itu telah mendatangkan… Baca Selengkapnya

August 6, 2026

Bayer Leverkusen mengamankan Gutierrez sebagai pengganti Grimaldo

Bayer Leverkusen telah menyelesaikan perekrutan bek kiri Spanyol Miguel Gutierrez dari Napoli, mendatangkan pemain berpengalaman… Baca Selengkapnya

August 6, 2026

FA siap menarik dukungan untuk Presiden FIFA Gianni Infantino

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) akan menarik dukungannya kepada Presiden FIFA Gianni Infantino menyusul kegagalan… Baca Selengkapnya

August 4, 2026

Celtic siap meningkatkan tawaran untuk Mika Baur

Celtic tampaknya semakin mendekati nilai transfer yang ditetapkan SC Paderborn untuk gelandang Mika Baur. Pemain… Baca Selengkapnya

August 4, 2026

PSG mempercepat pembicaraan soal Suzuki; mungkin akan menjual Barcelona

Saat Paris Saint-Germain bersiap untuk mempercepat negosiasi untuk kiper Parma, Zion Suzuki, mereka juga berpotensi… Baca Selengkapnya

August 4, 2026