Keluarnya Daizen Maeda di akhir pertandingan saat Celtic menang atas Hibernian langsung memicu kekhawatiran di kalangan penggemar dan pengamat.
Pemain sayap Jepang itu tampak pincang saat meninggalkan lapangan dengan sepatu yang sudah dilepas, pemandangan yang menunjukkan cedera yang jauh lebih serius daripada sekadar benturan ringan.
Dalam persaingan ketat memperebutkan trofi, setiap kemunduran bagi pemain kunci seperti Maeda terasa sangat besar dampaknya, dan gambar-gambar tersebut tidak banyak mengurangi kecemasan yang semakin meningkat.
Maeda telah muncul sebagai salah satu penyerang Celtic yang paling berpengaruh dalam beberapa pekan terakhir. Kecepatan, kerja keras, dan penyelesaian akhir yang klinis telah menambahkan dimensi baru pada permainan tim.
Dalam pertandingan di Easter Road ini, ia melanjutkan performa apiknya dengan membuka skor, memperkuat peran sentralnya dalam formasi serangan Martin O’Neill.
Kontribusinya sering kali terbukti menentukan di momen-momen penting, sehingga potensi ketidakhadirannya menjadi kekhawatiran yang signifikan pada tahap kritis kampanye ini.
Kurangnya kejelasan langsung dari manajer Celtic hanya meningkatkan ketegangan. O’Neill tidak memberikan pembaruan terperinci segera setelah pertandingan, membuat para pendukung berspekulasi tentang seberapa serius masalah tersebut.
Ketika ia membahas situasi tersebut, sang pelatih dengan cepat menyoroti pentingnya Maeda, menekankan betapa tim sangat bergantung pada energi dan kualitas sang penyerang.
Pengakuan jujur itu memiliki bobot tersendiri, mengingat ketergantungan Celtic pada para pemain lini depan mereka untuk mempertahankan momentum di kompetisi liga dan piala.
Gabungan antara ketidaknyamanan yang terlihat jelas, status Maeda yang tinggi dalam skuad, dan taruhan tinggi musim ini menciptakan momen yang tampak sangat mengkhawatirkan.
Meskipun kehati-hatian tetap diperlukan, harapannya adalah masalah yang dialami Maeda dapat diatasi dan bukan menjadi pukulan jangka panjang.
Celtic tentu sangat menantikan kabar positif mengenai pemulihannya karena mereka berupaya meraih kesuksesan di berbagai ajang.
