Bola

Kai Havertz dalam kondisi prima dan siap memimpin Jerman di tengah pertandingan persahabatan Piala Dunia mendatang

Kai Havertz kembali bermain sepak bola secara reguler setelah pulih dari cedera lutut, dan ia bertekad untuk kembali ke performa terbaiknya tepat waktu untuk Piala Dunia.

Pemain internasional Jerman yang berbakat ini bertekad untuk memimpin tim nasionalnya setelah musim yang penuh cedera yang telah menguji ketahanan dan komitmennya.

Havertz hanya tampil 14 kali di semua kompetisi untuk Arsenal musim ini, setelah mengalami cedera lutut tepat di hari pertama musim kompetisi.

Namun, ia telah kembali beradaptasi dengan baik di tim sejak kepulangannya pada bulan Januari. Selama periode ini, ia telah mencetak tiga gol, yang semuanya bukan di Liga Premier, dan juga mencatatkan dua assist, menunjukkan nilainya bagi skuad.

Arsenal mengalami kekalahan di final Piala EFL melawan Manchester City akhir pekan lalu.

Meskipun demikian, klub ini masih memiliki ambisi untuk meraih treble karena mereka terus berjuang di berbagai kompetisi untuk memperebutkan gelar Liga Premier, Liga Champions, dan Piala FA.

Penyerang berusia 26 tahun ini sangat menikmati jadwal yang padat dan menuntut yang dijalaninya bersama Arsenal.

Ia memandang hal itu sebagai platform penting untuk meningkatkan level performanya dan mempersiapkan diri dengan baik menjelang turnamen internasional besar tersebut.

Sementara itu, Havertz sangat gembira bisa kembali ke skuad Jerman untuk pertama kalinya setelah lebih dari setahun.

Dia absen dalam ketiga jeda internasional di paruh pertama musim karena cedera lutut yang terus-menerus.

Dalam konferensi pers menjelang pertandingan persahabatan melawan Swiss, Kai mengungkapkan betapa sulitnya baginya untuk kembali setelah absen lama karena cedera.

Ia kini menikmati kesempatan untuk memulai dengan baik dan membangun kepercayaan diri menjelang Piala Dunia.

Kampanye Piala Dunia Jerman dimulai pada 14 Juni melawan tim debutan turnamen, Curacao.

Mereka tergabung dalam Grup E bersama Pantai Gading dan Ekuador. Sejak menang di Brasil 12 tahun lalu, Jerman mengalami kesulitan dengan tersingkir pada tahun 2018 dan 2022.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Argentina dan Brasil akan bertanding dalam pertandingan pemanasan Piala Dunia

Juara bertahan dunia Argentina melanjutkan persiapan mereka untuk Piala Dunia FIFA 2026 dengan kemenangan nyaman… Baca Selengkapnya

June 8, 2026

Deschamps memberikan kabar terbaru tentang kondisi kebugaran Saliba

Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, telah memberikan jaminan mengenai kebugaran bek tengah Williams Saliba menjelang… Baca Selengkapnya

June 8, 2026

Havertz yakin akan tampil bagus menjelang laga pembuka Piala Dunia

Jerman mengakhiri persiapan Piala Dunia 2026 mereka dengan catatan positif, mengamankan kemenangan 2-1 melawan Amerika… Baca Selengkapnya

June 8, 2026

Atletico Madrid mengincar gelandang Manchester City

Atletico Madrid dilaporkan sedang mempersiapkan langkah transfer musim panas untuk gelandang Manchester City, Tijjani Reijnders,… Baca Selengkapnya

June 5, 2026

Bintang Manchester City Terjebak dalam Permainan Politik Real Madrid

Calon presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, menegaskan kembali rencana ambisiusnya untuk mendatangkan bintang Manchester City,… Baca Selengkapnya

June 5, 2026

De Bruyne siap bangkit di bawah asuhan Garcia yang menyerang di Belgia

Kevin De Bruyne secara terbuka mengkritik gaya manajemen Antonio Conte saat ia kembali bergabung dengan… Baca Selengkapnya

June 5, 2026