Bola

Juventus dan Inter berbagi poin dalam laga menegangkan dengan delapan gol

Juventus bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengamankan poin penting dalam hasil imbang 4-4 ​​melawan Inter Milan dalam pertandingan Seri A Italia.
Inter memiliki banyak peluang untuk mencetak lebih banyak gol meski sempat unggul 4-2 dalam pertandingan, tetapi itu semua berkat Michele Di Gregorio yang membantu mereka bertahan dalam permainan.
Derby d’Italia paling seru yang terjadi di San Siro menyaksikan Inter unggul terlebih dahulu dengan skor 4-2, tetapi dibalas oleh dua gol Kenan Yildiz.
Inter tidak membuang waktu untuk memecah kebuntuan dengan peluang pertama. Benjamin Pavard menerobos dari sisi kanan dan mengumpan bola dari garis gawang untuk Marcus Thuram, yang berhasil merebut bola sebelum Danilo, yang mencoba menghalau bola alih-alih menendang engkelnya. Mereka membuat wasit tidak punya pilihan selain memberikan tendangan penalti. Zielinski maju sebagai eksekutor, merayakan penampilan pertamanya di Serie A untuk klub tersebut.
Juventus menyamakan kedudukan lima menit kemudian saat Juan Cabal melepaskan umpan silang yang dituntaskan McKennie dan dioper ke Dusan Vlahovic yang kemudian menjebol gawang dengan tendangan dari jarak lima yard. Ini adalah gol pertama yang dicetak pemain Serbia itu di San Siro.
Juve kemudian membalikkan keadaan melalui David Weah. Francisco Conceicao meninggalkan Henrikh Mkhitaryan berdiri dengan boneka di sisi kanan dan mengumpankannya kepada Weah untuk mengarahkan bola dari jarak dekat.
Conceicao memiliki peluang untuk menambah gol ketiga tim tamu, tetapi Yann Sommer menghentikannya dengan tendangan aman di tiang dekat.
Inter kemudian menyamakan kedudukan saat Mkhitaryan menebus kesalahan sebelumnya dengan menyelesaikan umpan dengan Thuram untuk menerobos area pertahanan dan menerobos lautan kaki ke sudut bawah gawang.
Inter kembali unggul beberapa saat kemudian saat Pierre Kalulu salah mengantisipasi bola dan menendang bagian belakang kaki Dumfries sehingga menghasilkan penalti lagi. Zielinski melengkapi dua golnya saat tendangannya masuk ke sudut bawah gawang meski mengenai ujung jari Di Gregorio.
Juventus hampir menyamakan kedudukan pada tambahan waktu babak pertama, ketika Sommer yang terkapar gagal menangkap bola setelah tendangan melengkung Weah meluncur ke sudut atas terjauh dari tepi area penalti.
Dumfries memiliki peluang untuk mengubah kedudukan menjadi 4-2 setelah babak kedua dimulai, tetapi melepaskan tembakan dari udara segar ketika Di Gregorio menangkis tendangan Federico Dimarco yang mengarah ke arahnya. Bek asal Belanda itu menebusnya beberapa saat kemudian, ketika sebuah tendangan sudut diarahkan ke tiang belakang, di mana ia mengontrol dan mengarahkan tendangan menyudut melewati kaki Cabal sehingga membuat Di Gregorio terkatung-katung.
Di Gregorio melakukan beberapa penyelamatan gemilang yang akhirnya membuat Juve menang ketika ia menyelamatkan tendangan keras Dimarco, menepisnya di sekitar tiang gawang, dan terbang untuk menepis tendangan voli Nicolò Barella yang terbelok keluar dari bawah mistar gawang.
Saat Inter tampak mendominasi, Juventus bangkit dan memperkecil ketertinggalan.
McKennie melepaskan umpan kepada pemain pengganti Kenan Yildiz melalui serangan balik saat Dumfries mundur, sehingga memungkinkannya untuk melepaskan tendangan sudut tepat ke sudut bawah gawang untuk kedudukan 4-3.
Yildiz, yang melepaskan tembakan dari jarak 12 yard setelah menerima umpan silang Andrea Cambiaso, mencetak gol beberapa saat kemudian dari gerakan serupa. Ia menyentuh umpan silang Conceicao sebelum melepaskan tembakan ke tiang belakang.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Manchester United menunjukkan minat pada gelandang Real Madrid

Manchester United dilaporkan terus memantau Aurelien Tchouameni karena klub tersebut bersiap untuk memperkuat lini tengahnya… Baca Selengkapnya

April 23, 2026

PSG mengalahkan Nantes untuk mengamankan posisi puncak

Paris Sainte-Germain mencatatkan kemenangan telak melawan Nantes untuk merebut kembali posisi dominan di puncak Ligue… Baca Selengkapnya

April 23, 2026

McCowan mengincar perpanjangan kontrak Celtic

Gelandang Celtic, Luke McCowan, berpeluang mendapatkan kontrak baru menyusul penampilan impresifnya dalam kemenangan semifinal Piala… Baca Selengkapnya

April 23, 2026

Manajer Real Madrid mengklaim Liga Champions lebih mudah daripada La Liga

Álvaro Arbeloa kembali memicu kontroversi di sepak bola Spanyol setelah mengklaim bahwa lebih "mudah" bagi… Baca Selengkapnya

April 21, 2026

Cvancara menghadapi persaingan ketat untuk posisi penyerang Celtic

Striker Celtic, Tomas Cvancara, telah diberitahu bahwa ia akan menghadapi persaingan ketat untuk posisi striker… Baca Selengkapnya

April 21, 2026

PSG menderita pukulan cedera Vitinha

Paris Saint-Germain akan kehilangan playmaker mereka, Vitinha, setidaknya selama seminggu. Hal ini menyusul pembaruan yang… Baca Selengkapnya

April 21, 2026