Bola

Conceiçao menyesalkan kurangnya gol

Pemain sayap Juventus, Francisco Conceiçao, yakin bahwa paceklik golnya akan segera berakhir.

Pemain internasional Portugal itu kesulitan mencetak gol secara konsisten di klub Turin tersebut, dan ia berharap dapat bertahan di Stadion Allianz untuk waktu yang lama.

Bintang Juventus, Conceiçao, menyatakan hal ini dalam sebuah wawancara dengan Sportmediaset menjelang beberapa pertandingan sulit bagi Bianconeri.

Rintangan pertama bagi anak asuh Luciano Spalletti adalah pertandingan Serie A melawan Inter Milan pada hari Sabtu, dan kemudian melawan Galatasaray di babak play-off sistem gugur Liga Champions.

Conceiçao mengatakan bahwa skuad harus melakukan tugas mereka karena mereka juga ingin menang dan membuktikan kemampuan mereka.

Menggambarkan Inter Milan sebagai tim yang sangat bagus yang telah memenangkan setiap pertandingan dengan mudah, kecuali kekalahan 3-1 dari Arsenal di Liga Champions UEFA, pemain sayap itu juga menunjukkan bahwa Juventus memiliki kualitas untuk tampil baik dan menang.

Menjelang pertemuan mereka dengan raksasa Turki, Conceiçao memperkirakan pertandingan yang sangat sulit melawan tim kuat dengan pemain-pemain hebat, menambahkan bahwa setidaknya Juve bisa menang dan bergabung dengan klub-klub papan atas di perempat final.

Juventus memasuki laga ini dengan catatan buruk. Mereka baru saja tersingkir dari Coppa Italia oleh Atalanta (2-0) dan ditahan imbang 2-2 di kandang sendiri oleh Lazio di Serie A.

Juventus dihukum karena menyia-nyiakan banyak peluang di kedua pertandingan, padahal mereka menciptakan beberapa peluang. Conceiçao, yang juga menyalahkan dirinya sendiri karena tidak mencetak gol untuk membantu timnya, menunjukkan bahwa menciptakan peluang adalah hal tersulit dalam sebagian besar pertandingan.

Sang penyerang merasa Juventus perlu mencetak gol terlebih dahulu agar merasa lebih percaya diri, yang saat ini sedang mereka kurang miliki.

Conceiçao hanya mencetak satu gol dan memberikan satu assist dalam 18 penampilan di bawah asuhan Luciano Spalletti.

Sejak penunjukan Spalletti sebagai pelatih baru Juventus pada akhir Oktober, Bianconeri telah naik peringkat di klasemen dan saat ini berada di empat besar.

Saat paruh kedua musim kembali bergulir, Conceiçao, yang menjalani musim keduanya di Juventus, melihat banyak ruang untuk peningkatan, dan berharap untuk tetap berada di klub tersebut dalam jangka panjang.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Juara Piala Dunia membela bintang Argentina

Gelandang Spanyol, Gavi, membela Leandro Paredes dari Argentina, dan menegaskan bahwa gelandang tersebut seharusnya tidak… Baca Selengkapnya

July 23, 2026

Phil Foden menandatangani perpanjangan kontrak dengan Manchester City

Gelandang Manchester City, Phil Foden, telah menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun yang akan membuatnya… Baca Selengkapnya

July 23, 2026

Liverpool bersaing dengan PSG untuk mendapatkan Akliouche

Liverpool telah menyatakan minat pada Maghnes Akliouche setelah melakukan pendekatan ke Monaco terkait potensi perekrutan… Baca Selengkapnya

July 23, 2026

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mengkonfirmasi daftar petugas untuk pertandingan Community Shield Arsenal vs Manchester City

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) telah mengkonfirmasi para ofisial pertandingan untuk FA Community Shield 2026,… Baca Selengkapnya

July 22, 2026

Tawaran besar dari Al-Hilal memaksa Roma membatalkan kesepakatan Summerville

AS Roma terpaksa membatalkan kesepakatan untuk mendatangkan pemain sayap West Ham, Crysencio Summerville, setelah Al-Hilal… Baca Selengkapnya

July 22, 2026

Bayern Munich menghadapi dilema transfer João Palhinha saat klub mencari solusi permanen

Juara Bundesliga Bayern Munich berupaya untuk mempermanenkan transfer João Palhinha setelah ia kembali dari masa… Baca Selengkapnya

July 22, 2026